
Ada yang familiar dengan nama ini?
ada beberapa karakteristik orang berdasar kentutnya (javanese version):
o Wong sing ORA JUJUR
Wong sing nek ngentut terus nyalahke wong liyo.
o Wong GOBLOG
Wong sing ngempet ngentut sampai jam-2-an.
o Wong sing JEMBAR WAWASAN’E
Wong sing ngerti kapan kudu ngentut.
o Wong sing SENGSORO
Wong sing pengin banget ngentut ning ora iso ngentut.
o Wong sing MISTERIUS
Wong sing nek ngentut wong liyo ora ono sing ngerti.
o Wong sing GUGUPAN
Wong sing ujug-ujug nyetop entute nek pas lagi ngentut.
o Wong sing PERCOYO DIRI (PD)
Wong sing ngiro nek entute dhewe ambune mesti wangi.
o Wong sing KEJEM (SADIS)
Wong sing nek ngentut terus dikibasno nang koncone.
o Wong sing ISINAN
Wong sing nek ngentut terus ke’isinan dhewe.
o Wong sing STRATEGIS
Wong sing nek ngentut ning ngarep’e wong lio iso nylamurke entut’e nganti wong lio ora kepikiran maneh.
o Wong sing BODHO
Wong sing nek bar ngentut terus ambegan njero-njero dienggo ngganti entute sing metu.
o Wong sing GEMI
Wong sing nek ngentut metune diatur sethithik-sethithik.
o Wong sing SOMBONG
Wong sing seneng ngambu entute dhewe.
o Wong sing RAMAH
Wong sing seneng ngambu entute wong liyo.
o Wong sing ORA RAMAH
Wong sing nek ngentut malah mendhelik lan ngamuk-ngamuk.
o Wong sing KE-KANAK-KANAK-AN
Wong sing senenge ngentut nang njero banyu ben iso ngematno munine blekuthuk-blekuthuk.
o Wong sing ATLETIS
Wong sing nek ngentut karo ngeden.
o Wong JUJUR
Wong sing ngakoni nek awak’e bar ngentut.
o Wong PINTER
Wong sing iso niteni ambune entut wong lione.
o Wong SIAL
Wong sing dientuti terus karo wong lio.
o Wong sing KURANG KONTROL DIRI
Wong sing nek ngentut mesthi katutan ampase.
o Wong sing ORA IKHLAS
Nggak mambu entute dewe wong liya sing mambu muring-muring.
o Wong sing GEMI
Wong sing menowo ngentut metune swara entut di-endat-endat dadi ping 7.
o Wong sing SOK AMAL
Wong sing menowo ngentut metune dibrolno sak ampase.
o Wong RA NGGENAH
Angger ngentut silite ditempeli terompet ben samsaya banter swarane.
o Wong RA UMUM
Yen ngentut dilagokake.
o Wong PENSIUNAN PRAJURIT
Yen ngentut di-penggak-penggak kareben swarane kadya unining bedil.
o Wong RA SABARAN
Wis ngueden methuthut ra muni entute malah bole sing metu.
o Wong SOLO / YOGYA (mohon maaf untuk yang sering ke Solo !)
Entute aluun banget dawa lan sajak ndandang gulo.
o Wong RADUWE GAWEAN
Ndiskusekake soal entut (kayata sing maca).
Tambahan:
Wong GENDHENG: Wong sing ngamati ciri-ciri-ne wong liya saka carane ngentut!
(dr berbagai sumber hehe…)
sudah menemukan karakter diri anda??? 
Membina hubungan asmara bersama sang kekasih memang tidak mudah seperti membalik telapak tangan. Kuncinya, pasangan harus tangguh menghadapi berbagai macam ‘godaan’ dan cobaan hidup.
Anda perlu mengetahui beberapa hal yang menyebabkan hubungan kandas di tengah jalan. Simak ulasan dari Askmen berikut ini:
Stres
Begitu banyak permasalahan yang tidak bisa Anda atasi ternyata dapat menyebabkan stres. Kondisi inilah yang akhirnya memengaruhi kelangsungan hubungan asmara Anda bersama pasangan. Anda pun merasa kehadiran si dia tidak membantu memecahkan masalah.
Keras kepala
Salah satu sikap yang kerap memicu hubungan menjadi rusak adalah keras kepala. Alhasil, si dia merasa kecewa dan tidak nyaman berada di dekat Anda. Dia pun merasa pendapatnya tidak pernah Anda dengarkan dan hargai.
Perilaku mengganggu
Terkadang sikap atau perilaku mengganggu Anda sangat berpengaruh dalam sebuah hubungan. Pasalnya, pasangan belum tentu menerima sikap itu. Beberapa perilaku menganggu yang sering kali membuat pasangan protes, seperti senang berteriak kencang atau bersendawa.
Perselingkuhan
Perselingkuhan sering menjadi alasan kuat bagi pasangan memilih berpisah. Selain menyisakan rasa sakit hati yang dalam, perselingkuhan juga menghilangkan kepercayaan yang telah dia berikan.
Perbedaan visi dan misi
Tidak selamanya perbedaan itu bisa disikapi dengan kepala dingin. Tetapi Anda tak boleh bersikap egois ketika visi dan misi Anda dalam merajut tali cinta tak sejalan dengan si dia. Ketahuilah bahwa sikap egois menjadi pemicu keretakan hubungan asmara.
FYI, saya sudah melakukan 2 diantaranya, dan saya harap Anda tidak melakukan hal-hal yang serupa, sumpah ga enak, hahaha…
Tujuh Cara Memutus Hubungan Cinta
Lelaki mana pun pasti tak kuasa harus memutus hubungan cinta yang telah lama dibina bersama pasangannya. Namun persoalannya memang hubungan tersebut sudah tidak bisa dipertahankan lagi, karena ada permasalahan yang sulit dicari solusinya.
Apabila Anda berada pada posisi ini, jangan pesimistis dulu untuk tidak mencari jalan keluar. Anda masih bisa memutus hubungan cinta tanpa harus menyakiti pasangan.
Berikut ini tujuh cara memutus hubungan cinta secara baik-baik, seperti dilansir Femalefirst, di antaranya:
Jujur
Anda bisa jujur mengungkapkan perasaan Anda yang sesungguhnya kepada pasangan Anda. Bersikaplah dewasa dan bicarakan masalah tersebut dengan baik-baik agar pasangan Anda tidak tersakiti.
Kita bisa menjadi teman
Setiap orang pasti sulit bisa tetap membina hubungan baik dengan mantan kekasih, apalagi menjadikannya sebagai tempat curahan hati atau curhat.
Jangan merasa terlalu bersalah
Jika Anda sudah berani mengungkapkan perasaan Anda sesungguhnya, maka Anda pun harus berani mengambil risiko. Anda juga tidak perlu merasa bersalah, karena cepat atau lambat hal ini akan terjadi.
Jangan putuskan kekasih Anda di tempat umum
Anda sebaiknya jangan memutuskan hubungan dengannnya di tempat umum, karena bisa saja dia kaget dan tidak menerima keputusan tersebut. Pilihlah tempat nyaman, yang tidak seorang pun bisa mengganggu Anda berdua.
Tinggalkanlah dia selagi Anda ingin meninggalkannya
Lebih baik Anda meninggalkannya saat ini daripada kelak dia semakin berharap kepada Anda. Mungkin inilah cara yang harus Anda lakukan untuk mendapatkan pasangan yang lebih baik.
Jangan sampai terjadi perkelahian
Memang hal terburuk bisa saja terjadi dan Anda pun harus mengantisipasinya terlebih dahulu. Hindarilah perkelahian dan bicarakan masalah tersebut dengan kepala dingin. Anda harus bisa meyakinkan hatinya agar bisa menerima kenyataan bahwa Anda bukan kekasihnya lagi.
Beri sedikit waktu kepadanya untuk mengungkapkan isi hati
Setelah Anda mengungkapkan perasaan Anda sesungguhnya, Anda juga harus memberi kesempatan kepadanya untuk mengungkapkan isi hatinya. Anda jangan mementingkan perasaan pribadi dan yakinkan kepada pasangan Anda bahwa dia bisa menemukan pasangan yang lebih cocok.
Ok, That’s all guys. Semoga bisa bermanfaat untuk menambah pengetahuan, bukan untuk diterapkan.
sederek-sedulur kulo badhe pamit yoh….
kulo badhe menyang Balikpapan, maosipun Gawean
Mandarmugo iki seng sekirane dadi rejeki kulo…
Lek wonten khilafipun monggo di superoaken yo bro…!!!!
artinya :
sodara-sodara aku mau pamit yah
aku mau pergi ke balikpapan, bekerja mencari nafkah disana
semoga ini yang mungkin sekiranya jadi rejekiku
klo ada kesalahan mohon dimaafkan yah…!!!
SAMPAI JUMPA DI PRAHA!!!!!

Best Regard
genteng
Manusia memang rumit..
Dan penuh dinamika..
Manusia juga seperti roda..
Kadang kita diatas..
Kadang kita dibawah..
Manusia juga seperti ban depan mobil..
Kadang spooring jadi bisa berjalan normal..
Kadang gak spooring dan berjalan nyleot-nyleot..
Maka..
Pada keadaan manusia sedang gak spooring..
Mula2..


Hanya sekedar merangkul dan memeluk erat serasa memiliki..
Dan mendekap erat penuh rasa..
Selanjutnya..


Semakin dekat..
Ingin rasa mencumbunya dengan penuh rasa cinta..
Dan akhirnya..
Mereka..

Indah..
Jika segala sesuatu dilakukan atas dasar cinta..

Begitulah manusia..
Tatkala ada saat2 dimana mereka dalam keadaan tidak spooring..
Dan..
Aku mau mendampingi dirimu..
Aku mau cintai kekuranganmu..
Aq yang rela..
Terluka..
Untukmu selalu.. u.. u.. u.. u.. u..
Nb :
1. Bagi pembaca dibawah 17 th, harap didampingi dengan orang tua
2. Jangan anggap serius postingan ini, coba liat slogan kami dibawah Header "The Bakabon Post"
DILARANG PAKE JILBAB, MENGANCAM BUNUH DIRI
Cerita dari teman, Benar2 menyedihkan sekali cerita ini dan mungkin dunia ini sudah gila..
Ada seorang teman saya, suatu hari terpanggil untuk memakai jilbab. Karena hatinya sudah tetap, dia pun pergilah ke toko muslim untuk membeli jilbab.
Setelah membeli beberapa pakaian muslim lengkap bersama jilbab dengan berbagai model (maklum teman saya itu stylish sekali), dia pun pulang ke rumah dengan hati suka cita.
Sesampainya di rumah, dengan bangga dia mengenakan jilbabnya. Ketika dia ke luar dari kamarnya, bapak dan ibunya langsung menjerit. Mereka murka bukan main dan meminta agar anaknya segera melepaskan jilbabnya.
Anak itu tentu merasa terpukul sekali…bayangkan : Ayah ibunya sendiri menentangnya untuk mengenakan jilbab. Si anak mencoba berpegangteguh pada keputusannya akan tetapi ayah ibunya mengancam akan memutuskan hubungan orang- tua dan anak bila ia berkeras.
Dia tidak akan diaku anak selamanya bila tetap mau menggunakan jilbab. Anak itu menggerung-gerung sejadi-jadinya.Dia merasa menjadi anak yang malang sekali nasibnya.
Tidak berputus asa, dia meminta guru tempatnya bersekolah untuk berbicara dengan orang tuanya. Tetapi sang guru pun menolak. Dia mencoba lagi berbicara dengan ustad dekat rumahnya untuk membujuk orang tuanya agar diizinkan memakai jilbab… hasilnya? Nol besar! Sang ustad juga menolak mentah-mentah.
Belum pernah rasanya anak ini dirundung duka seperti itu. Dia merasa betul2 sendirian di dunia ini. Tak ada seorang pun yang mau mendukung keputusannya untuk memakai jilbab. Akhirnya dia memutuskan untuk menggunakan truf terakhir. Dia berkata pada orang tuanya,"Ayah dan ibu yang saya cintai. Saya tetap akan memakai jilbab ini. Kalau tidak diizinkan juga saya akan bunuh diri."
Sejenak suasana menjadi hening. Ketegangan mencapai puncaknya dalam keluarga itu. Akhirnya sambil menghela napas panjang, si ayah berkata dengan lirih, " Yanto, Yanto ! Nek wong wedok sak karepe ngono. Kowe lanang la’kok nganggo jilbab?" ( yanto, yanto ! kalau wanita ya ngak apa-apa. Kamu itu pria kok mau pakai Jilbab?)


