Selasa, 3 April 2007.. Hari ini, BAKA udah bikin rencana mau gathering
! Sebuah rencana yang udah lama banget kami nanti-nantikan, karena emang udah lama banget BAKA ngga berkumpul bersama dan saling bertukar ide-ide brilian (yang bagi sebagian orang dianggap ide gila -semoga orang-orang itu segera mendapat pencerahan). Gathering terakhir sebelum ini sebenernya masih barusan aja sih, yaitu pas syukuran ultahnya Fariz, 21 Maret 2007 yang lalu, tapi waktu itu pertemuan kita singkat banget, cuman sekitar 3-5 jam, itupun ngga semua personel BAKA mampu bertahan mulai awal hingga akhir (emang apaan?? Uji nyali??).
Tema acara gathering kita kali adalah nonton bareng film 300, sebuah film kolosal yang menceritakan perjuangan seorang raja Sparta bernama Leonidas dalam memimpin 300 orang pasukan terbaiknya melawan pasukan Raja Xerxes dari Persia dalam perang yang dikenal dengan sebutan Battle of Thermopylae. Detail mengenai bagaimana cerita kepahlawanan Leonidas ataupun bagaimana film 300 menjelek-jelekkan citra Raja Xerxes dari Persia ngga akan dibahas di sini, karena posting ini bakal lebih terkonsentrasi pada acara gathering BAKA, bukan gathering antara Leonidas dan Raja Xerxes dari Persia. Hehehe..
Rencana nonton film 300 ini sebenernya udah lama dibahas sebagai wacana, tapi karena para personel BAKA emang pada sibuk (dan mbulet), jadi rencana itu tertunda-tunda (baca: Nonton bersama 300, gak jadi). Akhirnya yang jadi event organizer buat acara ini ada dua orang, Fariz sama Genteng. Setelah tugas dibagi, maka 16 orang personel BAKA pun segera dihubungi via SMS dan instant messenger. Yang pertama konfirmasi Bayu, Chebby, Kikik, Sani, sama Kaes. Trus baru Bery, Samid, Ikhsan, Alit, ama Andik yang nyusul. Lima orang yang terakhir ini konfirmasi bahwa mereka ga bisa dateng. Bery katanya udah nonton tuh film (padahal Kaes juga udah nonton lho! Tapi dia tetep pengen dateng, karena pengen ikutan gathering, hehe.. Sip ‘Es!). Samid ngejar tenggat. Alit ama Andik ga tau kenapa. Duuhh.. Sayang bangeett..!! Jadi, saat itu di klasemen sementara ditunjukkan bahwa sementara baru tujuh orang personel yang memastikan bisa ikut (Bayu, Chebby, Kikik, Sani, Kaes, Fariz, Genteng). Terus lima orang personel yang laen gimana?? Ga tau, ga ada kabar..
Nah, kemudian ditentukan bahwa rendezvous kita adalah langsung di Studio 21 D***g. Yang datang paling awal ternyata Chebby. Lalu disusul Fariz sama Genteng. Baru kemudian kloter ketiga, yaitu Bayu, Sani, sama… Bery! Wah ngga nyangka, ternyata Si Bery dateng juga.. Asik asik.. Peserta gathering nambah satu.. Tapi, Ucit ternyata ngga dateng, yah.. Kecewa lagi deh. Hmm. Trus, sambil nungguin kedatangan kloter berikutnya, para jama’ah kloter dua turun beli camilan, diikuti oleh Genteng. Tak lama kemudian, kloter tiga dateng juga. Ada Kaes, Kikik, sama Dayik. Sip deh, dari estimasi tujuh orang, ternyata yang dateng ada sembilan. Lumayan, lebih dari separo! Asik..
Setelah semua udah ngumpul, kami pun urunan buat beli tiket yang harganya sepuluh ribuan. Habis itu kami pada debat kusir masalah pilihan tempat duduk. Akhirnya, kami pilih tempat duduk di blok B sama blok C, dua saf. Begitu masuk ke dalam naungan kegelapan, di tengah-tengah hingar-bingar suara trailer yang sedang dimainkan, Sang Kapten (Sani, Red) pun memulai celotehannya: "Hey rek, aku mau fear factor nih, aku pengen ngelepas *^% &^%@ @#@&&*" (Sori, disensor!! -Red). Parahnya, kalimat-kalimat itu diucapkannya saat secara tiba-tiba suasana hening, sunyi senyap. Hmm.. Sani banget dahh. Dan ketika si mbak pemandu nunjukin tempat kita harus duduk, kita pun bergegas memilih tempat duduk yang paling sesuai dengan selera masing-masing. Dan setibanya di depan tempat duduk, mulai lagi deh, "baka"-nya. Sebagian besar pada ngeributin masalah "jarum". Itu tuh, gosip-isu-rumor tentang jarum mengandung HIV yang ditencepin di kursi bioskop. Dan bukan BAKA namanya kalo ngga ngebahas masalah gituan dengan suara yang mendominasi alam sekitar. Dan setelah itu, masih banyak lagi "kebakaan-kebakaan" yang terjadi -yang sulit diceritakan dalam bentuk tulisan- mulai dari saat kita nunggu filmnya dimulai, hingga filmnya selesai. Bahkan sampe parkiran pun masih dilanjutin! Hahaha..
[ Bersambung.. sabar yah.. Hehehe..
]